Daun Yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin… Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya. Tak ada yang perlu disesali. Tak ada yang perlu ditakuti. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawanya pergi entah ke mana.

Bahwa hidup harus menerima… penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti… pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami… pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan.

“Ketahuilah Tania, aku bisa menghentikan hujan ini… Tetapi itu hanya bisa kulakukan jika aku tidak sedang dengan seseorang yang kucintai…. Dan malam ini aku sepertinya tidak bisa menghentikannya….” Adi serius menatapku.

 

*diatas adalah kutipan beberapa bagian dari Novel “Daun yang jatuh tak pernah membenci angin (The falling leaf doesn’t hate the wind) ” -Tere Liye

 

 

~ oleh syamsa pada Januari 27, 2011.

11 Tanggapan to “Daun Yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin”

  1. 😀

  2. ya iyalah mb..
    kan gak punya mulut, gimana ngomongnya…,

    hehhehheh….., ^_^

    “daun yg jath sebenarnya, membenci angin tapi gak puya mulut so gak bisa ngomong..

  3. suka ama karangannya tere liye juga ya…:) udah bca hafalan shalat delisa and bidadari” surga pastinya….hehe, sy jg suka sih dengan cerita tere liye yg menggugah meski dengan beberapa kekurangan pada tulisannya, overall overything is ok. what bout u?

  4. .. dan perjuangan daun tidak berhenti disaat ia jatuh..
    ia akan tetap memberi kontribusi pada pohon yang dulu memberinya kehidupan

  5. buku yang bagus ya, risa…memberi pelajaran bagi kita untuk selalu ikhlas dari semua ketentuan…salam sukses untukmu…

  6. saya juga sudah baca
    ceritanya mampu mengaduk-aduk emosi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: