September is cancer month…Part I


September is cancer month: In memory of every cancer patient, family member and friend who has lost their battle with cancer and in honor of those who continue to conquer it! Put this up for 1 hour if you love someone who has or had cancer. Many won’t copy and paste this, I did. Will you!!

Kalimat diatas adalah sebuah status di situs jejaring facebook yang saya kutip dari Prof. Dr. Hendra Michael Roy Sembel atau yang lebih dikenal dengan Prof. Roy Sembel, seorang guru besar dibidang ekonomi-financial-statistik. Dengan latar belakang yang sangat jauh dari dunia kesehatan, saya tidak menyangka ternyata beliau menaruh perhatian terhadap penderita kanker. Hal ini mendorong saya untuk menulis dan sedikit share tentang masalah kanker. Notabenya saya juga memiliki latar belakang pendidikan yang sangat jauh dari dunia kesehatan (saat ini saya masih duduk di bangku kuliah tingkat akhir di sebuah Universitas terkemuka di Yogyakarta jurusan Statistika), namun akhir-akhir ini saya banyak berinteraksi dengan hal-hal yang berhubungan dengan kanker.

Simak pengalaman di bawah ini

Another point of view….

Sudah sekitar +/- 5 bulan ini saya berobat di “Poli Tulip” RS. Sardjito Yogyakarta. Pada pertengahan bulan Mei saya didiagnosa oleh dokter penyakit dalam menderita Lympadenitis acut atau radang getah bening dengan gejala pembengkakan di leher sebelah kiri disertai nyeri dan demam. Karena dokter telah banyak memberikan obat (terutama antibiotic) namun tidak ada perkembangan yang baik, serta saya telah melakukan banyak test lab dan hasilnya tidak menunjukan suspect tertentu. Maka dokter merujuk saya ke spesialis bedah untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Setelah sampai di Poli Bedah Umum, dokter langsung merujuk saya (lagi) ke Poli Tulip. Pada awalnya saya juga tidak mengenal Poli Tulip itu apa? Sampai akhirnya untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di sana dan melihat sebuah tulisan di pavilion “POLI TULIP-KANKER TERPADU”. Ya…Poli Tulip adalah sebuah Poli khusus untuk para penderita kanker.

Serasa langit runtuh dan hati ini mendung sehingga datanglah gerimis (lebay).

“ Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (55:5)

-to be continued-

 

Related Post:

Oktober is Pink Ribbon-Month of Breast Cancer Part II

~ oleh syamsa pada Oktober 13, 2010.

2 Tanggapan to “September is cancer month…Part I”

  1. Iya aku kenal banget dengan ayat itu : fabi ayyaa irobbikuma tukadhdhibaa”
    Mm tiada nikmat Tuhan yang bisa kita dustakan.
    Skr kondisiku sudah banhyak kehilangan nikmat Tuhan : aku dah ga kuat lagi puasa, ga bisa sholat, ga bisa jum’atan, ga bisa kemana2…..hu..hu..hu, belum lagi pantangan yang sangat berat harus kujalani, yaitu ga boleh minum….

    • sungguh tidak boleh minumkah bapak???

      ouwh ~_~,

      Subhanalloh…ada beberapa nasehat (terutama untuk diri sendiri)

      “syukurilah bagi mereka yg sehat, sungguh ternyata nikmat sehat luarrrr biasa…”

      “syukurilah juga mereka yg sakit, karena sungguh bagi mereka yg ikhlas itu bisa mjd sarana penggur dosa…”

      “Bila Alloh cepat mengabulakn doamu mk Dia menyayangimu.
      Bila Dia lambat mengabulkan doamu, maka Dia ingin mengujimu.
      Bila Dia tidak mengabulakn doamu, maka Dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu.
      Senantiasalah berprasangka baik kepada Alloh dalam keadaan apapun jua ”

      mungkin Alloh punya rencana lain u/ bapak ^^

      Semangat…

      mohon doanya juga untuk kelancaran skripsi saya hehehehe

      mungkin Alloh punya rencana lain dibalik ini semua bapak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: