EXPRESS COOKING——MISI Penyelamatan Kuliner

Berawal dari kebiasaan bergadang tiap malam suatu pagi di tanggal 17 Ramadhan 1431 H aku bangun kesiangan sekitar pukul 03.15

Biasanya aku bangun sekitar jam 02.00 untuk memasak dan menyiapkan makan sahur (rajin banget gak tuh gw ^^)

Wal hasil planning awal mau masak “Sayur bening kangkung plus jagung” BATAL sodara-sodara!!!

Dan yang paling menyedihkan aku tidak tega melihat 1 ikat kangkung ~yang aku beli jauh-jauh di supermarket Gardenia Mall~ daunnya satu per satu manjadi kuning… Oh NO !!!really aku tidak tega melihatnya (lebay mode On)

terinspirasi sebuah website ReUseConnection, aku harus benar-benar bertindak cepat untuk menyelamatkan 1 ikat kangkung ini -sepertinya keadaannya semakin darurat-

eng..ing..eng..

sore harinya sudah kuputuskan untuk mengambil suatu keputusan terbaik untuk nasib si kangkung,dengan bereksperimen di dapur kamar sederhana Kinsa Dormitory, menjadikannya menu berbuka…

CAH KANGKUNG DARURAT

Bahan:

– 1 ikat kangkung yang sudah mulai menguning (pilih daun yang masih hijau ja)

– 1 buah cabai hijau besar

– 2 buah bawang putih

– saus tiram

-margarin, lada bubuk, garam, gula dan air  secukupnya

Cara Membuat:

Lelehkan margarin, tumis bawang putih, bawang merah dan cabai sampe sedikit wangi masukan kangkung tumis sebentar hingga layu, tambahkan air,  saus tiram, lada, garam gula. Tunggu hingga kangkung masak (tapi jangan sampai terlalu masak kangkungnya, vitaminnya ntar abiz cuy). Selesai !!!

Untuk : 1 porsi  sangat-sangat kecil  (secara 1 ikat kangkung yang telah tereliminasi daun-daun yang kuning)

 

ITADAKIMASU !!! nikmat, lezat dan sehat tanpa MSG

 

 

Note:

Jangan pernah masak kangkung pakai bawang merah karena nanti si sayurnya cepat jadi hitam dan kurang segar. Ini berlaku untuk tumis bayam juga.

Akan lebih nikmat jika ditambahkan tauge dan udang…yum…yum.. tapi berhubung saya (yang masih berstatus mahasiswa) tidak punya banyak waktu *halah sok sibuk* serta saya (yang masih berstatus mahasiswa) tidak punya cukup dana untuk membeli sebuah ikan yang bernama udang *hahaha*…sehingga seperti diataslah hasil masakannya…

Setelah berbuka Subhanalloh, nikmat berbuka tiada bandingnya YA ROBB, aku mencoba mencicipi hasil eksperimenku…

nyam..nyam Subhanalloh enak (emang akunya yang laper atau…) hehehe tapi maklumilah kawan,  kan si koki masaknya dalam keadaan shaum, agak terlalu asin dikit sich

*kata orang jawa ini tanda-tanda si koki minta segera dinikahkan nich*  heheh di amininin ja deh hahaha

Quote of The Day:

Kalau aku sebegitu khawatirnya dengan nasib si kangkung yang telah menguning.

Maka harusnya aku lebih khawatir dengan nasib MUROJA`AHku, TILAWAHku, QIAMULAILku, INFAQku dll (*tertampar sangat*)

YA ROBBI aku benar-benar tidak ingin RAMADHAN kali ini MENANGIS melihat diriku menyia-nyiakannya.

Yosh !!! Semangat berlomba untuk kebaikan menggapai JannahNYA

——Menulis untuk menasehati diri sendiri (“,), sembari berfikir semoga tulisan bermanfaat bagi orang lain

~ oleh syamsa pada Agustus 28, 2010.

3 Tanggapan to “EXPRESS COOKING——MISI Penyelamatan Kuliner”

  1. makanan (mmm)

  2. do itamashite

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: