Ahad 12 April 2009, 12.45 wib
jogja begituh panas….
alhamdulillah dalam lingkaran sholihah ini da sedikit kesejukan, apalagi da yang menawari seteguk es teh plus secuil gorengan…dibumbui qodhoya rowa`i yang membangkitkan semangat^^
ehm subhanalloh sejuk serasa angin sepoi-sepoi meniup kalbu dari kepeningan masa-masa ujian
tiba2 da sms masuk…
sebuah info yang sudah kami tunggu-tunggu, walaupun sedikit terlupakan karena keasyikan “Memoar Pemilu 2009 part1-Saksi yang Menyaksikan inikah Pemilu Indonesia”
sms dari seorang umahat di berbah “alhamdulillah suara kita meningkat 700 sehingga total mjd 2400″
subhanallah
angin sepoi itu menderu menjadi badai membangunkan aq dari pencarian spirit yang hilang serta menghapus dahaga dari panasnya jogja hari itu.
apalagi ditambah taujih hamasah dari Syaikh Ziyad dan Syaikh Abu Bakr yang jauh-jauh datang dari PALESTINE maen ke jogja n mampir ke Maskam. Dibersamai oleh Ustadz Irham, Ustadz Dzikru, Akh Amir, Ustadz Khudlori, Dr. Sukamto, dr. Joserizal Jurnalis, Ustadz Sulkhan
2 Syaikh Hamas itu bercerita banyak betapa dahsyatnya GAZA TODAY…
suasana masjid kampus sedikit hening ketika film-film yang bercerita mulai dari semangat para Mujahid kecil, stategi perang Hamas sampe kebiadaban Zionis Israel diputar
Seperti biasa naluri wanita yang lembut ini mulai tersentuh perlahan-lahan dan hingga bulir-bulir air turun dari kedua kelopak matanya… (cengeng mode ON T_T)
mencoba memahami hakikat arti adanya diri ini di bumi…
Perjuanganmu nggak sebanding dgn saudara-saudaramu di sana,
wake up Risa…
Harapan itu masih ada…
sembari menata puing-puing yang berserakan, ditelisik relung hatinya terselip sebuah suara
…” tiba-tiba aq ingin minta maaf dan mengucap afwan katsir, karena semua khilaf harus dibayar dengan maaf”…
Ba`da ashar dgn menggenggam mushaf kecil di tangannya masih menerawang jauh di lantai dua maskam sebelah utara bersandar pada salah satu tiangnya (kata temenku: mirip cicak yang nempel di tiang-jayus)
Aq suka hari itu…
Aq sedih hari itu…
Aq semangat hari itu…
Aq menangis hari itu…
Belajar pada hari itu (Ahad 12 April 2009)
hari yang panas manjadi dingin dengan derasnya hujan (sama dengan derasnya tangis hatiku cengeng tingkat tinggi mode on)
Hujan bersih menitik dari langit. Tumbuh-tumbuhan pun menghijau, menyegarkan pandangan mata. Dan, menyejukkan hati yang gelisah.
Saatnya diri untuk bercermin. Menengok seberapa kotor wajah karena terpaan debu kehidupan. Saatnyalah, menimbang diri dengan penuh kejernihan.
sama seperti ramalan seseorang yang sore itu mengirim Sort Message Service padaku
12 April 2009, 16.22 wib
“Sore ini hari begitu mendung.
Bentar lagi langitpun akan semakin pekat.
Tapi orang-orang yang OPTIMIS dalam hatinya…
Akan PERCAYA bahwa cahaya fajar esok
Akan lebih INDAH dari sore ini…
Innama`al`Usri Yusro”
syukron…
Aq dan hari itu…kami belajar bersama, baik aq atau hari tu kami mulai belajar memaknai tiap detik yang terjadi…^^
baru nyadar klo tanggal 12 adalah tanggal lahirku ….

salam ukhuwah
kunjungan prtama nih
wah, klo saya tau kedatangan 2 syaikh itu
dr blogny ust Salim.
tp saya g bisa hadir,
tmpt saya jauh…
nice post mbak..!
izin, blogny sayalink yah..!
Oleh: insanmuhamadi on April 19, 2009
at 6:58 am
yupz….
@insanmuhamadi
silahkan klomw di link^^
@mb atik…hikz3 lupa ya mamilad saudarinya sendiri????????
Oleh: syamsa on April 26, 2009
at 12:22 pm
=)
met hari lahir ukhty..
semoga keberkahahn, keikhlasan, kesabaran, senantiasa ada dihati anti.
Oleh: LoveAlloh_atik on April 21, 2009
at 3:54 am