Oleh: syamsa | Juli 17, 2009

Tentang mahar surat Ar-Rahman di hari Jumat

Berawal dari bulan Ramadhan tahun lalu GaZa (Gadis-gadis penuh aZzam) yang saling bersahabat berazzam (berniat) untuk menghafal surat Ar-Rahman. Dua orang diantaranya “si Bawel” dan “si Polos” berfikir hal yang sama, terinspirasi keagungan surat Ar-Rahman, keduanya berkeinginan kelak mahar mereka ketika menikah adalah tasmik surat Ar-Rahman.

Adalah hak seorang wanita meminta mahar kepada calon suaminya, seperti kisah Ummu Sulaim yang berselera tinggi dengan meminta mahar keIslaman Abu Thalhah.

Al Imam An Nasa`I dalam qitab Sunan-nya meriwayatkan kisah pinangan Abu Thalhah kepada Ummu Sulaim. Ia mengisahkannya melalui lisan putra tercinta Ummu Sulaim, Anas ibn Malik, bahwa ia berkata:
Abu Thalhah telah melamar Ummu Sulaim. Maka Ummu Sulaim berkata, “Demi Alloh, tiada mungkin seorang seperti dirimu wahai Abu Thalhah, akan ditolak lamarannya. Tetapi engkau adalah laki-laki kafir, sedang aku seorang muslimah. Tiada halal bagiku untuk menikah denganmu. Tetapi jika engkau masuk Islam, maka itulah maharku, dan aku tidak akan meminta kepadamu selain itu.”
Maka Abu Thalhah masuk Islam, dan itulah mahar pernikahannya dengan Ummu Sulaim. Tsabit, salah seorang perawi hadits berkata , “Aku belum pernha mendengar sama sekali seorang wanita yang lebih mulia maharnya daripada Ummu Sulaim, yakni Islam. Setelah Abu Thalhah masuk Islam dan mereka menikah, mereka dikaruniai seorang anak”
(HR An Nasa`i)

Bahkan mereka telah mendeklarasikan berkeinginan untuk menikah pada tanggal, bulan dan tahun yang sama ( ini berdasarkan pertimbangan hasil sebuah quis di Facebook yang mereka berdua ikuti punya result yang sama- anehnya?!?!, ini hanya salah satu bentuk keanehan dari kisah persahabat ini). Dan lebih detailnya mereka berkeinginan untuk menikah di hari Jumat.

Sungguh indah rencana manusia namun ternyata jauh lebih indah rencana Alloh, setelah dua orang sahabat ini berhasil menghafal surat Ar-Rahman, ternyata Alloh menghendaki “ si Rame” (salah seoarang sahabat mereka yang lain) untuk menggenapkan separuh diennya terlebih dahulu.

“Jika seorang hamba menikah, maka telah menjadi sempurna separuh agamanya. Maka hendaklah bertaqwa kepada Alloh pada setengah yang lainnya” (HR. Al Hakim dan Ath Thabrani dari Anas ibn Malik, Al Albani berkata: hasan)

Tepat pada hari Jumat tanggal 9 Januari 2009 si Rame melaksanakan akad nikah dengan mahar:

1. Tasmik Surat Ar-Rahman

2. Buku Fiqh Keluarga dan

3. Sepasang cincin emas

“dan berikanlah maskawin(mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati.” (an-Nisa :4)

Sungguh ini membuat hati si Polos dan si Bawel “sedikit” cemburu namun “banyak” bahagia

Bahagia karena berkesempatan menyemak tasmik surat A-Rahman saat akad nikah

Bahagia karena merasakan nuansa pernikahan di hari jumat

Dan yang lebih bahagia karena “tiada kebahagian seorang saudara melainkan kebahagiaan saudaranya yang lain”

Barakallah ukhti…
Berharap tetap bisa menjalin persahabatan walaupun kau telah bersamanya, ingatkah kau momen-momen yang pernah kita lalui bersama? Riyadoh, rihlah, mabid, jalan bareng, nonton bareng, belanja bareng, makan bareng sampe curhat bareng.
Kami turut berbahagia, semoga mitsaqhon ghalidha ini semakin membuatmu mudah untuk menuai keberkahan-keberkahan hingga “Para bidadari akan cemburu padamu”

Dari Mu`adz ibn Jabal, ia Radhiyallahu`anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu ;Alaihi wa Sallam bersabda, “Tiada seorang istri menggodai suaminya, melainkan bidadari calon istrinya di surga berkata : ‘Jangan ganggu dia, semoga Alloh membunuhmu…Ia hanya sementara ada di sisimu dan hampir meninggalkanmu untuk kembali kepada kami”
(HR. At Tirmidzi)

with luv BMC

Oleh: syamsa | April 14, 2009

12 April 2009

Ahad 12 April 2009, 12.45 wib

jogja begituh panas….
alhamdulillah dalam lingkaran sholihah ini da sedikit kesejukan, apalagi da yang menawari seteguk es teh plus secuil gorengan…dibumbui qodhoya rowa`i yang membangkitkan semangat^^
ehm subhanalloh sejuk serasa angin sepoi-sepoi meniup kalbu dari kepeningan masa-masa ujian

tiba2 da sms masuk…
sebuah info yang sudah kami tunggu-tunggu, walaupun sedikit terlupakan karena keasyikan “Memoar Pemilu 2009 part1-Saksi yang Menyaksikan inikah Pemilu Indonesia”

sms dari seorang umahat di berbah “alhamdulillah suara kita meningkat 700 sehingga total mjd 2400″

subhanallah
angin sepoi itu menderu menjadi badai membangunkan aq dari pencarian spirit yang hilang serta menghapus dahaga dari panasnya jogja hari itu.

apalagi ditambah taujih hamasah dari Syaikh Ziyad dan Syaikh Abu Bakr yang jauh-jauh datang dari PALESTINE maen ke jogja n mampir ke Maskam. Dibersamai oleh Ustadz Irham, Ustadz Dzikru, Akh Amir, Ustadz Khudlori, Dr. Sukamto, dr. Joserizal Jurnalis, Ustadz Sulkhan

2 Syaikh Hamas itu bercerita banyak betapa dahsyatnya GAZA TODAY…
suasana masjid kampus sedikit hening ketika film-film yang bercerita mulai dari semangat para Mujahid kecil, stategi perang Hamas sampe kebiadaban Zionis Israel diputar

Seperti biasa naluri wanita yang lembut ini mulai tersentuh perlahan-lahan dan hingga bulir-bulir air turun dari kedua kelopak matanya… (cengeng mode ON T_T)
mencoba memahami hakikat arti adanya diri ini di bumi…

Perjuanganmu nggak sebanding dgn saudara-saudaramu di sana,
wake up Risa…
Harapan itu masih ada…
sembari menata puing-puing yang berserakan, ditelisik relung hatinya terselip sebuah suara

…” tiba-tiba aq ingin minta maaf dan mengucap afwan katsir, karena semua khilaf harus dibayar dengan maaf”…

Ba`da ashar dgn menggenggam mushaf kecil di tangannya masih menerawang jauh di lantai dua maskam sebelah utara bersandar pada salah satu tiangnya (kata temenku: mirip cicak yang nempel di tiang-jayus)

Aq suka hari itu…
Aq sedih hari itu…
Aq semangat hari itu…
Aq menangis hari itu…

Belajar pada hari itu (Ahad 12 April 2009)

hari yang panas manjadi dingin dengan derasnya hujan (sama dengan derasnya tangis hatiku cengeng tingkat tinggi mode on)

Hujan bersih menitik dari langit. Tumbuh-tumbuhan pun menghijau, menyegarkan pandangan mata. Dan, menyejukkan hati yang gelisah.
Saatnya diri untuk bercermin. Menengok seberapa kotor wajah karena terpaan debu kehidupan. Saatnyalah, menimbang diri dengan penuh kejernihan.

sama seperti ramalan seseorang yang sore itu mengirim Sort Message Service padaku

12 April 2009, 16.22 wib

“Sore ini hari begitu mendung.
Bentar lagi langitpun akan semakin pekat.
Tapi orang-orang yang OPTIMIS dalam hatinya…
Akan PERCAYA bahwa cahaya fajar esok
Akan lebih INDAH dari sore ini…
Innama`al`Usri Yusro”

syukron…

Aq dan hari itu…kami belajar bersama, baik aq atau hari tu kami mulai belajar memaknai tiap detik yang terjadi…^^

baru nyadar klo tanggal 12 adalah tanggal lahirku ….

adalah…. kita mulai dari nominasi yang paling rendah…
1. PeDe primitif…ohHo ternyata sikap2 primitif tu gak hanya dimiliki oleh orang2 yang hidup dimasa lampau, pada jaman secanggih ini ternyata banyak juga orang modern tapi berfifkir secara primitif…contohnya adalah …gak punye hape nggak PeDe…gile aje..pada tataran ini tingkat kepercayaan diri hanya diukur dari kepemilikan harta atau suatu materi…
2.PeDe karena orang lain punya kekurangan…klo yang ini sama ja dengan berteman ama bu kabur, pak kabur eh salah maksudnya TAKABUR, melihat seseorang hanya dari 1 sisi (sangat tidak adil) yang kemudian dijadikan sbg bahan u/ komparasi bagi diri kita…tentu pembandingan ini sangat tidak berimbang…lagi pula berkompetensi dalam hal kekurangan rasanya…..(jawaban diserahkan pada pembaca:)
3.PeDe karena punya kemampuan…Sejauh mana kita punya keyakinan (dsbt dalam bahasa lain adalah IMAN) terhadap penilaian kita atas kemampuan kita dan sejauh mana kita bisa merasakan adanya “kepantasan”….paling tidak PeDe pada tingkatan ini memberikan suatu dorongan positif dimana seseorang mampu memunculkan sisi KEYAKINAN akan kemampuannya. Menurut imaginasiku…seseorang yang sudah yakin…mka dy sudah dipastikan sudah berada di kurva keberhasilan…tinggal usahanya untuk sampai pada puncak keberhasilan
4.PeDe karena punya kelebihan dan kekurangan…dalam psikologi bisa dsbt sebagai Self-concept : Bagaimana kita menyimpulkan diri kita secara keseluruhan, bagaimana kita melihat potret diri secara keseluruhan, bagaimana kita mengkonsepsikan diri kita secara keseluruhan…dengan dua sisi yang saling bertolak belakang antara kekurangan dan kelebihan…keduanya akan memberikan sense of (yang biasa aku sebut HARMONY)-keselarasan 5.Dan akhirnya qt sampai pada tingkatan tertinggi dari tingkatan PeDe yaitu…ntretetet….tahukah kamu tingkatan PeDe paling tinggi adalah CITA-CITA tapi aq lebih suka menyebutnya MIMPI…semua orang pasti punya rasa PeDe yang satu ini. karena setiap orang pasti boleh bermimpi…The Power Of Dreams…mimpi adalh gerbang dari kenyataan…Ust Hsan Al-Bna pernah bilang “mimpi hari kemarin adalah kenyataan hari ini dan mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok” jadi klo mw mimpi yang muluk2 ja gpp…sumpeh dech, karena bisa jadi pa yang km impikan bisa jadi kenyataan.
“bermimpilah menggapai langit kalaupun kau terjatuh kau akan tersangkut diantara awan-awan, atau jk kau terpeleset maka kau masih berada diantara bintang-bintang” ^^

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

Bismillah…

Akhirnya aku bisa nulis juga. Eiiit klo cuma nulis huruf alphabet, huruf tegak n huruf sambung ditambah beberapa digit angka itu mah mungkin saat aq duduk di kelas 2 sekolah dasar aq sudah bisa, atau nulis pake computer alias ngetik ? itu pun aq sudah bisa dari kelas 1 SMP atau nulis pesan singkat di hp alias SMS(short message service.red) klo itu aq dah bisa sejak pertama kali aq mengenal makhluk yang bernama Handphone….yang aq maksud nulis tu yach kayak beberapa artikel yang aq upload @web ini,walaupun hanya beberapa n gaya penulisan + tata bahasanya masih agak ancur yang penting ini hasil karyaku sendiri. Seperti kata temenQ

 

KAtS

syamsaaaaaaaaaaaaa………

komenna kapanjangan atuuuuh………

mbokya dipun tulis rapi salajengipun dipundamel artikel.

sakmenika malah sae to?

menawi saged nggih ndamel piyambak tulisanipun. ampun mundut saking panggenan liya malih…pripun?

semangat n snyum nggih semuane…

pertahankan orisinalitas ide kalian dunks

 

shirokatsuyama,

1 Oktober 2007, 2:04 pm

kluthux…

hmm…ktoke aku dapat satu calon korban ki…

sip lah…

satu…METAMORPHOSA

uh ya dink…aku ada tips dari mbahnya, pakdenya, anaknya, tetangganya adek kucing anaknya seseorang….

“le…nak kowe pengin nulis iku rak usah digawe angel-angel. cekak tapi padet. makna lan isine. rak usah dawa-dawa. mundak ngelu aku macane le. sing penting, aja mung mbuntut …”

sip?

…tatap birunya langit

kau temukan kebesaran Tuhanmu…

…amati hijau rimbun hutan

kau temukan keindahan Tuhanmu…

…lekat lihat dirimu

dan kau menemukanNya…

dikutip dari comment@ www.kitta2006.wordpress.com.

 

Ehm… aq bener2 tertantang gara2 comment itu(^_^)

Menulis artinya…

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589], Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

( Al-’Alaq ayat 1-5)

“Menulis adalah uraian yang membicarakan bermacam ragam, tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik dari bermacam jalan pikiran. Dalam esai terlihat keinginan, sikap terhadap soal yang dibicarakan, kadang-kadang terhadap kehidupan seluruhnya.” (H.B. Jassin)

“…menuangkan ide atau gagasan kedalam bentuk tulisan dapat berupa prosa atau karangan bebas dan yang paling penting adalah originalitas, boleh saja qt mengutip beberapa hal dari artikel lain dengan catatan hanya sebagai pendukung terhadap apa yang sedang qt tulis”(

syamsa)

Beberapa tulisan di bawah ini aq dedikasikan kepada:

1. ALLOH yang sudah memberiku banyak nikmat

2. Rasul yang sudah memberiku banyak teladan

3. Ibu dan Bapak yang sudah………terlalu banyak untuk disebut…Terimakasih saja tidak cukup*_^

4. Adek….

5. Kakak, teman2 n semua orang yang kukenal n mengenalku

6. Kamu ^^

 

Yang pasti sang penulis masih banyak belajar

menulis untuk menasehati diri sendiri,

sembari berfikir mungkin bermanfaat bagi orang lain.

menulis untuk mengingat kehinaan diri sendiri,

sembari berdoa semoga tulisan tidak mencelakakan orang lain.

dan yang pasti saya ingin….

menulis dengan bahasaku,

yang mungkin bisa dimengerti orang lain

Tak seperti bintang dilangit,

Tak seperti indah pelangi,

Karena diriku bukanlah mereka,

Ku apa adanya…….(edCoustic-Menjadi Diriku-)

………………………^_*

CAUTION :

Tarik nafas dalam, rileks jangan tegang, sebelum membaca, ucap Bismillah,baca pelan-pelan ja, ga’usah tergesa-gesa, klo udah selesai baca hamdallah

 

Ok enjoy my script symphoni^^

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

AbOut mE…

Kata teman2 Risa itu orangnya Bijaksana n Keibuan (haha…bener gak sich?!). Kayaknya sich bener, coz kemarin ja waktu da STATISTIKA AWARD’06, aq masuk dalam nominasi cewek yang keibuan dari sekitar ±30 cewek Stat(statistika.red). Ga’hanya jadi nominasi, akhirnya aq terpilihJ. Truz waktu da “Tribute to Stat 06″ aq juga terpilih jadi cewek ter-Bijaksana (hebat ga’tuh gw?).

AhH…tu sich hanya pandangan dari teman2 Stat dengan sample yang diambil ga’representatif, sehingga kesimpulan yang diambil errornya cukup besar. Menurut temanku yang lain dari sample yang berbeda, risa tuch orangnya akhwat banget n nurut (masa sich).

Whatever, menurut penilaian pribadi, risa yang suka banget ma warna pink ini masih banyak belajar untuk menuju sikap yang seperti temen2 diatas bilang. Masih berusaha untuk istiqomah dengan jilbabnya, masih berusaha rajin kuliah, rajin bersih2 dan yang pasti rajin makan Haha, serta hal2 lain yang bisa membangun diriku menjadi anak yang berbakti ma Ortu, muslimah yang militan n InsyaALLOH Istri yang sholehah.

Kenapa air laut dan ombaknya begitu indah?

Kenapa air terjun yang mengalir dengan begitu derasnya sangat menarik?

Karena mereka BERGERAK !!!

Gw suka banget olahraga pagi2 -menikmati pagi merupakan hal yang menyenangkan- makan gule ayam buatan ibu, makan apel or buah pir sambil ngutak-atik laptop, makan 512 bakery sambil ngenet di SIC berjam-jam, muroja’ah(klo yang ini harus dipaksa), bersih2 klo lagi ga’da kerjaan, berantakin kamar klo lagi banyak kerjaan, jalan2 n shopping ma Emma or Endah, ke tempat Hayu klo lagi stress, kadang2 suka bolos kuliah klo lagi malas hoHoho…(u/yang satu ini jangan dicontoh) dan masih banyak lagi.

Kenapa air laut dan ombaknya begitu indah?

Kenapa air terjun yang mengalir dengan begitu derasnya sangat menarik?

Karena mereka BERGERAK!!! Bisa kau bayangkan air di bak mandi tw air di ember akan begitu menjemukan jika dilihat karena mereka tidak bergerak. Seperti itulah aq memandang hidup, qt harus bergerak apalagi bwt mereka yang merasa masih muda. Karena hidup terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja, apalagi klo lo masih muda !!! SELAGI MASIH MUDA bagaimana Menjadikan Masa Muda Begitu Bermakna, ehm kayak judul bukunya syapa yach??

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

Air…Air…Air

Alhamdulillah akhirnya setelah sekian tahun aq tidak menyentuh air….

-Eeiit jangan salah sangka dulu! Jangan berfikir sekian tahun aq ga’nyentuh air bak mandi?! Ga’mungkin kan risa yang cuaantix ini ga’mandi bertahun-tahun he3, tw kalian berfikir aq ga’nyentuh air teko selama sekian tahun? Secara logika, medis tw biologis ga’mungkin juga manusia bisa bertahan hidup tanpa air selama bertahun-tahun.

Akhirnya setelah sekian tahun aq tidak menyentuh air kolam renang, tepat pada tanggal 19 Juni 2008 bertepatan dengan 16 Rajab 1429H pukul 08.50 aq menyentuhnya. HoHo ga’hanya nyentuh, njebur(^_^) Subhanallah, aq sudah lupa, kapan terakhir kali aq berenang, mungkin waktu aq masih duduk di Sekolah Dasar (SD), kelas berapa yach? Aq juga lupa^^. Hari itu -Sabtu- aq dan beberapa temanku ditemani seorang kakak, memang berencana riyadoh(olahraga.red). Kami memilih sebuah pusat olahraga renang putrid. Kolam renang ini khusus akhwat(cewe’.red) cowo’ not allowed. Berangkat pukul 07.50 dari koz dengan perjalanan sekitar ±15 menit menggunakan sepeda motor, aq sampai di Ponpes Ihya As Sunnah, Jl.Kaliurang Km15, Degolan, Yogyakarta. Sangat beruntung hari itu da instruktur renang bagi mereka yang belum mahir berenang -seperti aq- Hal2 yang aq lakukan di sana:

·

Pemanasan, sebelum njebur?!

Seperti biasa, qt harus pemanasan dulu sebelum berenang dengan gerakan-gerakan ringan yang dapat melenturkan tubuh. Oyaa lupa sebelumnya baca Bismillah dulu *_^

·

Langsung dech njebur !!!

Tw gak sich?! Aq njebur ke kolam dengan kedalaman ±1,5m. Bagi pemula kurasa ini terlalu dalam, terutama bagi diriku yang ga’bisa renang sama sekali Gerakan pertama yang diajarkan oleh sang instruktur adalah latihan pernafasan. Dalam berenang qt bernafas dengan mulut & hidung. Tekniknya, menghirup udara dengan mulut kemudian mengeluarkannya dari hidung. Olala… ternyata susah sodara-sodara!!! berkali-kali aq tersendak plus meminum air (gpp, hitung2 sambil menyelam minum air He3)

·

Gerakan meluncur

Setelah latihan pernafasan, qt mulai belajar meluncur. HuHh…aq gagal untuk bisa meluncur coz aq masih belum mengusai teknik mengapung. Apa berat badanku berlebih yach hinga aq ga’bisa ngapung?? Bila dibanding teman2, aq punya berat badan paling ringan dech rasanya (sekitar 45-46kg).Upz mungkin hanya kurang banyak berlatih ja.

·

Gaya-gaya dalam berenang

Ada beberapa gaya berenang yang diajarkan yaitu gaya kodok, gaya dada dan gaya bebas. Dari ketiganya tak satupun yang aq kuasai. Eh…ga’juga dinkz aq bisa gaya bebas sebebas-bebasnya dan gaya batu alias menenggelamkan diri hohoho…

Disela-sela latihan aq sesekali naik ke darat. Ga’kuat juga berlama-lama di dalam air apalagi suhu udara begitu dingin. Jogja akhir-akhir ini memang punya cuaca yang aga’aneh, klo malam dingin banget(apalagi menjelang pagi plus pagi harinya) klo siang panasss banget. Sampe2 seorang temanku berceletuk

“Memang hidup di darat lebih enak”

Akhirnya setelah ±2jam aq berendam, aq mentas juga. HuHhh…dingiiin?!

Tepat saat adzan Dzuhur berkumandang aq nyampe di kos. Ehmm…pengalaman yang menyenangkan hanya dengan membayar Rp.5.500, aq sudah bisa berenang sepuasnya (teserah mw sampe berapa jam, asal belum tutup ja he3) plus dilatih ma instruktur pula. Harga yang special menurutku. Hanya saja, beberapa ilmu belom aq serap secara maksimal (teknik dasar gerakan meluncur ja blom bisa, gimana mw melakukan macam2 gerakan renang??~_~) Tapi aq sudah berusaha, minimal aq sudah bisa beradptasi dengan air dan teknik pernafasannya.

Sejak saat itu, aq dan beberapa teman2 sepakat untuk latihan renang rutin -min sebulan sekali lah, InsyaALLOH- sebagai konsekuensinya aq harus sering2 jogging tiap pagi, supaya punya nafas yang panjang klo ntar latihan berenang. Qt kan ga’mw jadi akhwat yang lemah, harus Qowi(kuat.red). Seperti sabda Rasulullah shallallahu’alahi wa sallam:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Alloh daripada Mukmin yang lemah” (HR. Muslim)

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

Panjaaaaaaaaang… gak yach???

“Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakan perhiasannya(auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya…” Q.S. An-Nur 31

 

” …seseorang di katakan akhwat (cewek berjilbab.red) dilihat dari 2 hal, panjangnya jilbab plus kaos kaki” pernyataan seorang penulis -kayaknya sich ikhwan(cowok.red)- yang aq kutip dari sebuah buletin Lentera terbitan tahun 2005.

 

Malam sebelum tidur tiba-tiba aq tersenyum -hihi…kayak orang gila senyum2 sendiri- setelah aq membaca artikel diatas. Bahkan ada sebuah celetukan yang membuatku tidak tersenyum lagi?! Malah tertawa haha…

 

Akhwat

itu untuk yang jilbabnya besar, kalau agak kecil itu akhwit, nah kalo kecil itu ikhwit, kalau kecil bangeet itu uikhwit.

 

Kenapa mesti panjangnya jilbab??

Kenapa mesti besarnya jilbab??

 

Berdasarkan pengamatanku terhadap sample teman2 sekelasku di kampus, dari ±40 orang cewe’berjilbab dikelasku berdasarkan celetukan diatas :

20% dapat dikategorikan akhwat

40% dapat dikategorikan akhwit

Dan sisanya aq masih bingung untuk merepresentasikannya ke dalam kategori ikhwit atau uikhwit.

Klo ditanya aq masuk dalam kategori apa??

Berdasar style berjilbabku seperti di bawah ini terserahlah orang akan mengkategorikan apa…

 

Dari sekitar 14jilbab segi empat berukuran ±115cmX115cm yang aq punya aq selalu memakainya dengan cara melipat jilbab segi empat tersebut kurang lebih 2 sampai 2,5 jengkal ke belakang (artinya, aq tidak melipat jilbabku menjadi sebuah segitiga dengan ujung saling berimpit) -bagi mereka cewek2 yang biasa memakai jilbab segi empat pasti bisa membayangkan n mengerti yang aq maksud, sorry bagi para cowok yang mungkin membaca artikel ini pasti sedikit roaming…^_^)- sehingga dada dan sebagian besar pinggulku tertutup oleh jilbab. Oya aq juga punya 4 buah bergo (maaph bukannya mw pamer he3) yang masing2 mempunyai lebar lingkar ±90cm yang memungkinkan dada dan sebagian besar pinggulku juga tertutup.

 

Kenapa mesti panjangnya jilbab??

Kenapa mesti besarnya jilbab??

 

Terlalu banyak kisah yang telah ALLOH tunjukan, dimana seorang wanita melepas jilbabnya hanya karena tuntutan kerja sampai tuntutan mode atau karena tekanan batin sampai tekanan fianansial.

Jadi teringat sebuah kejadian, seorang penulis terkenal yang karya2nya sudah terkenal juga sebut saja dengan inisial AN, beliau seorang penulis fiksi, yang novel2nya beraliran Islami. Bisa dibilang penulis wanita ini adalah seorang akhwat yang identik dengan jilbab panjang. Tidak sampai melepas jilbabnya hanya memendekan. Mungkin karena suatu entah itu kekecewaan atau tekanan, beliau memendekan jilbabnya bahkan gaya berpakaiannya pun berubah. Hal ini membuat beberapa pengagum beliau(yang kebanyakan akhwat) menjadi kecewa., salah satunya adalah temanku sebut saja si X. suatu saat setelah membaca artikel tentang AN,dia bercakap-cakap dengan si Y(seorang akhwat juga).

X : ehm…aq mw istiqomah ja dengan jilbab segini!

Y : jangan!!! Klo masih mw dipanjangin, panjangin ja lagi

 

Hehm…sepi senyum senyap setelah aq mendengarkan bercakapan mereka ber-2

 

Atau banyak celetukan yang lain..

“…kenapa yach klo dah jadi Umi-Umi rada cuek ma kaos kaki?”

“…klo dah jd Umi jilbabnya koq ga’sepanjang waktu dulu ya?”

“Biasa akhwat2 dah laku…diobral dech….”

 

Maha Besar ALLOH yang telah menurunkan setiap kejadian dengan hikmah…

Kenapa mesti panjangnya jilbab??

Kenapa mesti besarnya jilbab??

 

Pertanyaan diatas aq ulang kembali…

Karena seseorang tidak layak hanya dilihat dari kulitnya saja…

 

Seorang ikhwan pernah memberikan sebuah taujih

“…jilbabilah hatimu, baru kemudian jilbabilah auratmu!!!”

Seberapa panjang jilbabmu tidak masalah yang pasti syar’i sesuai dengan Q.S.An-Nur:31, Al Ahzab:59(buka mushafnya ya!). Masalah panjangnya jilbab itu masalah kenyamanan juga, da yang nyaman dengan jilbab cukup menutup dada saja, da yang nyaman dengan jilbab lebar hingga setengah badan, atau jilbab sangat panjang dan lebar bahkan menutup sebagian muka. Bukan masalah. No problem yang penting syar’i.

 

Kenapa mesti panjangnya jilbab??

Kenapa mesti besarnya jilbab??

 

Sekali lagi pertanyaan diatas aq ulang kembali…

Karena panjang dan besarnya jilbab tidak menjamin panjangnya keistiqomahan dan besarnya keteguhan seseorang dalam mempertahankan jilbab.

 

 

 

 

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

Yukz Hitung Listrik !!!

Hampir 3 minggu dirumah, aq sempat merasakan mati listrik sebanyak 4 kali. hHuh sebel juga, dah ga’da kerjaan di rumah mana mati lampu pula (mati gaya ga’sich?). Yach itu sedikit ceritaku tentang liburan kali ini. Akhir-akhir ini memang gy musim pemadaman listrik bergilir dari PLN. Tapi di Jogja pemadaman listrik ga’sesering di rumaku loh?! Setidaknya setiap hari Senin dan Kamis mulai pukul 12.00-17.00 pemadaman listrik bergilir terjadi di rumahku, tepatnya di kota Madiun. Mungkin karena melonjaknya harga BBM, serta pasokannya yang semakin menipis ditambah lagi ada kerusakan beberapa pembangkit listrik, sebagai upya agar pasokan listrik Indonesia tetap terpenuhi maka PLN melakukan pemadaman bergilir.

Melonjaknya harga BBM, harga-harga kebutuhan pokok, serta meningkatnya pemanasan global, ada baiknya qt memiliki kesadaran lebih untuk menjalani hidup lebih bijak tanpa harus kehilangan segala kenikmatannya. Salah satunya, dengan berhemat listrik. Tahukah kamu??? Berapa rupiah yang harus disisihkan setiap bulan untuk membayar semua kebutuhan listrik qt? Klo untuk kebutuhan listrik di rumah aq sich ga’begitu tw, tapi untuk di koz aq sich bayar Rp 30.000,-/bulan untuk kebutuhan listrik. Akan aq coba menghitung perkiraan biaya konsumsi peralatan listrik di kamar kosku :

1. Lampu Hemat Listrik

2.Note book ECS

3.Charger hp Sony Ericsson J220i

4. Radio Cassette Recorder Sanyo

5. Stainless Steel Electric Cooker

6. Miyako Magic Warmer Plus

7. Lampu belajar 9 watt

8. Setrika

, pinjam teman kos, jadi aq gak bisa memperkirankan berapa biayanya.. Asumsi pemakaian 3 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 405/ bulan. 450 watt saat menanak. Menghangatkan nasi 65 watt. Asumsi pemakaian 9 jam per hari (1 jam mananak nasi, 8 jam menghanagtkan nasi). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 14.775/ bulan. atau panci listrik 175 watt. Asumsi pemakaian 1jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 2.625/bulan. 6 watt. Asumsi pemakaian 12 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.080/bulan. 100 mA. Asumsi pemakaian 1-2 jam per hari. Karena satuannya mA bukan watt, aq susah hitung asumsi Perkiraan biaya pemakaian listriknya, kira2 = Rp 200/bulan. yang mesti nyolok terus coz baterainya lagi ngedrop, konsumsi daya 60 watt. Asumsi pemakaian 3jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 2.700/bulan. 25 Watt. Konsumsi daya 25 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 3.000/ bulan.

Klo ditotal dalam sebulan biaya yang harus aq keluarkan untuk kebutuhan listrik sekitar Rp 23.705/bulan. Ohoo ternyata dengan Rp.30.000,-/bulan uang yang kubayarkan pada ibu kos harusnya aq dapat kembalian sekitar Rp 6.295 he..he..33x

 

NB : teknik perhitungan listrik yang aq gunakan berdasarkan sumber dari www.kompas.com <http://www.kompas.com> dan www.tabloidnova.com <http://www.tabloidnova.com>

Oleh: syamsa | Juli 23, 2008

Two_P yang membuatku too_Pyusiing

Two_P yang membuatku too_Pyusiing. What is?!

Yach semester 4 ini aq dibuat sedikit kelabakan karena two_P yang membuatku too_Pyusiing. Two_P adalah 2 mata kuliah yang aq ambil semester ini, apa saja itu? Yupz akan aq bahas satu persatu.

 

1. Two_P yang pertama adalah PSM, bukan Persatuan Sepakbola Madiun loh? Atau Persatuan Sepakbola Makasar? Atau yang lain2. Tapi ini kepanjangan dari Pengantar Statistika Matematika atau dalam bahasa asing sering disebut Introduction to Probability and Mathematical Statistics. Mata kuliah 4 sks (ehm..berat banget) ini adalah mata kuliah wajib yang harus diambil bagi mahasiswa statistik tahun ke-2. Dengan bahasan materi tentang pembuktian dari beberapa teorema yang berhubungan dengan ilmu statistik serta pendukung dari beberapa ilmu staistik seperti metode statistika, pengantar model probabilitas dll. Bisa jadi mata kuliah ini menjadi momok bagi anak2 stat(baca:statistik) kerena sulitnya materi plus bobotnya yang 4 sks…bisa kau bayangkan betapa beratnya?? Sebenarnya mata kuliah ini terbagi menjadi dua yaitu PSM I yang diambil pada tahun ke-2 semester ganjil dan PSM II yang diambil pada tahun ke-2 semester genap. Dua-duanya punya bobot 4 sks dan sama beratnya. Tapi tentu saja semakin tinggi level yang qt tempuh maka semakin berat pula materinya, yang jelas PSM II lebih susah dibanding PSM I (huhh…bagiku dua-duanya sama saja T_T) syukur saja pada mata kuliah PSM II ini aq dapat dosen yang enak. Beliau adalah Prof. Dr. Sri Haryatmi MSc. Seorang dosen wanita yang sudah agak sepuh dengan sifat yang sangat keibuan dan cara mengajar yang juga keibuan. Aq suka itu !!! setidaknya meringankan bebanku karena beratnya mata kuliah ini. Beberapa referensi buku yang aq gunakan pada mata kuliah ini;

·

Introduction to Probability and Mathematical Statistic second edition, Lee J. Bain and Max Engelhardt, University of Missouri-Rolla.

·

Ilmu statistika untuk para ilmuan, Wallpole, ITB-Bandung.

·

Buku catatan PSM II warisan kakak angkatan

·

Slide-slide dari dosen.

·

Soal-soal UTS dan UAS dari tahun-tahun sebelumnya yang juga dapat dari beberapa teman dan kakak angkatan.

Kenapa mata kuliah ini membuatku too_Pyusiing?

Lalu bagaimana solusinya?

Hasil terbaik untuk ikhtiar terbaik

 

2. Two yang kedua adalah PKS. Ups! Kayak nama sebuah partai politik ya? Bukan atuh ini mah kepanjangan dari Pengendalian Kualitas Statistik, dalam bahasa asing Introduction to Statistical Quality Control. Mata kuliah pilihan dengan bobot 3 sks ini diampu oleh dosen Dra. Sri Pangesti, SU. Kenapa 2 mata kuliah yang membuatku pusing diampu oleh 2 dosen yang namanya hampir sama ya? Haha…hanya kebetulan. Mata kuliah ini membahas tentang jaminan kualitas produk dengan hitungan-hitungan menggunakan pendekatan distribusi dalam statistik, pembahasan grafik-grafik pengendali, serta analisis kemampuan proses. Ga’ mudengkan??? Sama he..he..33x. beberapa silabus yang aq gunakan dalam mata kuliah ini:

·

Pengantar Pengendalian Kualitas Statistik, Douglas C. Montgomery, yang diterjemahkan oleh Prof. Dr. Zanzawi Soejoeti, Msc., Gadjah Mada University Press 1990.

·

Sebuah buku tulis yang aq gunakan untuk mencatat materi dari dosen.

·

Soal-soal UAS dan UTS warisan kakak Angkatan.

Kenapa mata kuliah ini membuatku too_Pyusiing?

Lalu bagaimana solusinya?

Aq ragu dengan hasil yang akan aq capai mengingat dari 5 soal UAS, aq hanya mampu mengerjakan 3 soal itupun aq tidak yakin dengan jawabanku…. Maha Besar ALLOH yang telah memberi kita nikmat yang tak habis untuk disyukuri…aq dapat nilai ‘’

Sedikit diuntungkan di fakultas MIPA UGM nilai di KHS (Kartu Hasil Studi) tetap saja ditulis B…ehm memang nikmat yang tak habis disyukuri.

 

Lagi-lagi jawabannya adalah belajar bareng, dan parahnya aq benar2 baru ngeh dengan mata kuliah ini waktu hampir2 UAS, oOhoo telat banget gak sichhampir sama kasusnya dengan PSM II, hanya saja aq sempat mengira mata kuliah ini hanya pelajaran mencatat mengingat dosennya banyak memberikan catatan tapi aq ga’pernah ngerti tentang pa yang aq catat J . Gak sia-sia semua usahaku. UAS telah berlalu, nilai-nilai pun keluar, yach aq dapat hasil yang cukup memuaskan ‘B’ untuk mata kuliah 4 sks nilai itu cukup memuaskan, walaupun aq masih berharap bisa dapat ‘A’. Aq ga’akan menyerah. Yupz jurus terakhir yang aq tempuh adalah belajar bareng. Alhamdulillah cara ini lumayan jitu, beberapa materi yang ga’aq ngerti jadi paham dan meteri yang sudah paham semakin paham serta manfaat lainnya kemampuan qt dalam manajemen forum, public speaking dan bertukar fikiran jadi lebih terasah. Thanx untuk teman2ku ^_^) Ya karena susah?! Aq terbiasa belajar dengan menyalin kembali catatan materi waktu kuliah, dengan cara tersebut memudahkan diriku untuk memahami materi yang belum aq mengerti. Tapi untuk mata kuliah ini, biarpun sudah aq salin berulang-ulang itu catatan tetep ja ga’mudeng ?! atau cara lain, aq biasa melahap habis soal-soal terkait materi, tapi untuk mata kuliah ini ehm..hanya segelintir soal yang mampu aq telan, itupun masih mentah-mentah alias soal-soal yang aq kerjakan blom tentu bener he3.

Senin tanggal 14 Juli 2008 jam 09.00 WIB dengan suhu udara ±29 C (jogja saat itu kurasa cukup panas) aq dan seorang temanku (emma) jalan2 ke sebuah pusat perbelanjaan di jogja (tepatnya di malioboro). Aq dan temanku masuk ke sebuah Mall karena melihat ada discon gede-gedean (biasa insting wanita…He3) shopping?! Bisa dibilang gitu dech. Akhirnya setelah mengacak-ngacak tumpukan baju dengan papan bertuliskan “Discon 50%” aq n temanku menemukan baju panjang yang syar’i (sangat susah loh u/ menemukan baju syar’i dengan discon gede). Baju syar’i yang kumaksud disini tidak tembus pandang, tebal, longgar, tidak sempit n klo dipake ga’ketat alias ga’memperlihatkan lekuk tubuh. Blus coklat kerut belakang berukuran ‘L’ dengan merk “St. Yves-Mom” langsung ja aq embat, ehh ga’juga dinkz! Aq liat harganya dulu he..he..33x. Harga yang tertera Rp.99.000, discon 50% kira2 jadi Rp.49.500, yach harga yang lumayanlah u/ seorang mahasiswi yang tinggal jauh dari ortu dan harus ngekos plus ngatur keuangan sendiri seperti aq.

Sampai di kos langsung dech aq coba. Ehm bagus J warna coklat tua yang eksotik(menurutku gtu) Tapi kayaknya da yang aneh?! Olala…dari modelnya aq baru sadar klo ini ternyata baju hamil Haha…Dari beberapa pendapat teman, klo baju ini aq pake ga’kelihatan kayak baju hamil koq coz ketutup ma kain kerudung. So aq berani2 ja u/ memakainya, malah aq sempat bergumam

“Aq akan memakai baju ini hingga suatu saat aq benar2 hamil!” (We..e..e, calon ja blom punya, masak dah mikir hamil-imajinasi yang aneh-he3)

Gara-gara baju itu aq ingin menulis sesuatu tentang pertanyaan seorang gadis kecil.

“Bunda, dari mana datangnya adik bayi?”Kurasa itu pertanyaan yang lazim yang mungkin akan ditanyakan oleh setiap anak ketika si anak mulai mengenali seksualitasnya dan mereka sudah lebih sadar akan dunia di sekitarnya. Kira2 klo kalian-terutama para ibu tw calon ibu-ditanya oleh putra/putrimu dengan pertanyaan diatas, apa jawabanmu? Bingung! Itu yang biasanya dialami orang tua. Kapan sebenarnya saat yang tepat memberikan pendidikan seks pada si kecil? Bagaimana caranya? Anak-anak usia prasekolah memang suka mengajukan pertanyaan seputar masalah seks. Biasanya, pertanyaan yang sering muncul adalah umum dan terpusat pada perbedaan anatomi tubuh, kehamilan, serta kelahiran. Hal ini normal.

Menurut pakar psikologi perkembangan anak, Elizabeth B. Hurlock, ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa anak usia ini sangat berminat pada seks. Salah satunya ialah kejadian dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat ibu atau anggota keluarga dan tetangga melahirkan bayi, membesarnya tubuh wanita selama kehamilan yang diikuti oleh mengecilnya perut setelah kelahiran. Lantaran itulah para ahli sependapat, orangtua harus memberikan jawaban, apa pun pertanyaan si anak. Hal ini penting loh! Bukan hanya sekadar untuk memuaskan rasa ingin tahu anak semata, tapi juga agar si anak kelak terhindar dari penyakit jiwa yang berkaitan dengan seks.Dari penelitian, sekitar 50% penyimpangan seks yang terjadi di usia dewasa disebabkan sejak usia dini mereka tak pernah mendapatkan pendidikan seks (Wah2 ngeri juga ya). Beda kalau dari kecil sudah ada keterbukaan tentang seks, menurut seorang Pakar Biologi dari IKIP Jakarta, Prof. DR. Suhargono Hadisumarto “Nanti anak tak akan melakukan yang tidak-tidak atau mencoba-coba untuk tahu mana yang boleh dan tidak,” Selain itu, penting memberikan pendidikan agama dan budi pekerti sehingga si anak bisa terhindar dari penyimpangan seks. Soal kapan tepatnya memberikan pendidikan seks pada anak, menurut Suhargono, tak ada waktu yang pasti. Tergantung kepekaan si anak. Jangan buat target, karena perkembangan tiap anak berbeda-beda.Yang pasti, ketika anak mulai bertanya, inilah kesempatan bagus bagi orang tua untuk memberikan pendidikan seks. Karena hal itu menunjukkan anak sudah peka dan sudah mulai berpikir. Biasanya terjadi di usia 3 tahun. Ada dua kemungkinan anak bertanya:Karena ia memang ingin tahu atau cuma ingin menarik perhatian orang tua. Dalam menjawab, kita harus mengatakan hal yang sebenarnya dan jangan berbohong. Bila kita berbohong, sama dengan mengajarinya untuk berbohong. Penghargaan terhadap orang tua akan turun setelah si anak tahu bahwa ia dibohongi, sementara selama ini orang tua mengajarinya tak boleh berbohong. Yang juga harus diperhatikan ialah gunakan bahasa sederhana, sesuai usia anak. Jadi, jangan berikan jawaban secara detail. Jangan pernah menghindar dari pertanyaan anak. Ingat, anak kecil akan selalu berusaha mencari jawab atas rasa ingin tahunya! Kalau Anda tak mau menjawab atau ia belum puas, maka ia akan bertanya kepada siapa saja sampai ia puas. Syukur bila ia bertanya pada orang lain yang tepat dan bisa memberikan jawaban yang benar pula. Tapi kalau tidak, bagaimana? Celakalah si kecil. Anda pula yang repot nantinya.Yang tak kalah penting ialah gunakan nama atau istilah yang benar. Misalnya penis untuk alat kelamin lelaki, bukan “burung”. Atau vagina untuk alat kelamin wanita, bukan “dompet”. Jangan sampai anak lelaki Anda selalu memegangi penisnya karena takut sang penis “terbang” dan tak kembali lagi. Karena dalam persepsinya, sang penis sama seperti burung yang bisa terbang.

Untuk para ortu penting! Jangan sampai salah didik. Apalagi para ibu or calon ibu (seperti diriQyu Amiin…InsyaALLOH).Bagi anak mungkin ibu adalah Madrasah paling agung, perpustakaan paling lengkap, kelas paling nyaman, lapangan paling lapang yang tak bisa digantikan oleh gedung-gedung tak bernyawa. Lebih !!! IBU, tak satupun pria bisa menggantikannya karena surga ditelapak kakinyaJ

 

 

 

 

Tulisan Sebelumnya »

Kategori